Home Artikel Aneh Pembunuh Berdarah Dingin Itu Menyantap Otak Korbannya
Free Domain and Free Hosting has been launched. Cheap Domain and Hosting are also available to signup. Very match for your business needs and for your other private necessities. Features started with 300 MB Space, VistaPanel/Cpanel, 7 MySQL Databases, 6 Sub Domains, 6 Addon Domains, FTP Account, POP email accounts, PhpMyAdmin, Web Mail, File Manager, Password protected Folders, Automatic Script Installer and lots of more. Learn More...



Close Panel

Shout Box

Latest Message: 1 hour, 57 minutes ago
View archive

Guests are shown between [].


Pembunuh Berdarah Dingin Itu Menyantap Otak Korbannya PDF Print E-mail
User Rating: / 3
PoorBest 
Written by Usi   
Tuesday, 21 April 2009 14:58

Pembunuh Berdarah Dingin Itu Menyantap Otak Korbannya

KEMATIAN.BIZ-MAKAO,  Tiga kasus infeksi kolektif enterovirus telah dilaporkan di rumah sakit Makao, demikian dikatakan Biro Kesehatan Wilayah Administrasi Khusus Makao (SAR).

Kasus tersebut meliputi 12 anak yang sakit dan masing-masing berasal dari tiga rumah sakit lokal. Mereka semua tak berada dalam kondisi serius, dan tak perlu dirawat di rumah sakit, kata Biro tersebut.


Sebelumnya, tiga kasus penularan kolektif enterovirus telah dilaporkan pada 14 April, yang juga ditemukan di beberapa rumah sakit lokal, tapi tak satu pun dari ke-13 anak yang sakit terserang enterovirus jenis 71 (EV71).

Penyakit EV71 adalah yang paling menular di kalangan semua anak kecil yang berusia di bawah lima tahun. Seorang siswi lokal yang berusia 17 tahun meninggal akibat radang otak setelah terserang EV71 pada 2004, kasus radang otak lokal pertama yang dikonfirmasi akibat EV71 di Makao.

Biro Kesehatan tersebut juga menyatakan biro itu telah mengumpulkan sejumlah contoh dari siswa untuk dikaji, dan rumah sakit setempat telah melakukan tindakan pembersihan, pembasmian hama dan pemeliharaan saluran udara, guna mengekang penularan tersebut.

Comments (0)add comment

Write comment

busy

Related news items:
Newer news items:
Older news items:

 

Banner