Home Artikel Politik Malaysia Tidak Akan Perang Soal Ambalat
Free Domain and Free Hosting has been launched. Cheap Domain and Hosting are also available to signup. Very match for your business needs and for your other private necessities. Features started with 300 MB Space, VistaPanel/Cpanel, 7 MySQL Databases, 6 Sub Domains, 6 Addon Domains, FTP Account, POP email accounts, PhpMyAdmin, Web Mail, File Manager, Password protected Folders, Automatic Script Installer and lots of more. Learn More...



Close Panel

Shout Box

Latest Message: 1 day, 20 hours ago
View archive

Guests are shown between [].


Malaysia Tidak Akan Perang Soal Ambalat PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Written by Usi   
Monday, 08 June 2009 14:31
 
 Patroli kapal TNI AL di Ambalat, Kaltim.
KEMATIAN.BIZ-JAKARTA,Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya tidak akan berperang dengan Republik Indonesia.

Perkataan itu disampaikan Ahmad Zahid Hamidi di Kompleks Pusat Pemerintahan Ibukota Malaysia, PPutrajaya saat menerima delegasi Parlemen Indonesia, seperti dikutip anggota Komisi I DPR RI Effendy Choirie yang ikut dalam pertemuan itu.

"Kita tidak akan berperang dengan Indonesia. Ya, pakaian tentara Diraja Malaysia itu (pakai) produk Sritex Indonesia. Bagaimana kita perang," kata Effendy Choirie, Minggu (7/6), mengutip pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia itu. Choirie mengemukakan hal itu melalui hubungan telepon internasional dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Effendy Choirie menjelaskan bahwa pernyataan Menhan Malaysia itu diucapkan  pada Sabtu malam (6/6)  kepada Choirie  bersama rekannya sesama anggota Komisi I DPR RI, Ali Mocthar Ngabalin (Fraksi Gabungan Bintang Pelopor Demokrasi) dan Ade Daud Nasution.

Choirie dan rekan-rekannya saat itu menyampaikan protes keras atas sikap Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) yang bertindak provokatif di wilayah perairan Republik Indonesia, khususnya di Blok Ambalat. "Pertama, kami menyampaikan protes kepada Pemerintah Malaysia melalui Menhan Malaysia, agar tidak melakukan provokasi di perbatasan perairan Blok Ambalat dengan mengoperasikan patroli-patroli militer yang melewati garis batas kedaulatan wilayah Indonesia," ungkapnya.

Kedua, lanjutnya, Choirie meminta Menhan Malaysia, untuk menjadikan jabatannya sebagai sarana mempercepat penyelesaian sengketa kedua negara khususnya soal Blok Ambalat. "Sebagai orang penting nomor tiga di Malaysia, Menhan yang keturunan Jogja dan yang baru tiga bulan menjabat posisi tersebut, kami ajak untuk menjalin persahabatan yang lebih erat lagi. Semua masalah diselesaikan secepatnyalah," kata Choirie yang mengaku telah lama bersahabat dengan Ahmad Zahid Hamidi.

Malaysia Balik Protes

Choirie mengemukakan Ahmad Zahid Hamidi memberikan tanggapan positif dan menyatakan pihaknya memahami protes Pemerintah dan rakyat Indonesia. "Tetapi, dia juga menyampaikan nota protes kepada Pemerintah RI karena menurut dia Tentara Nasional Indonesia (TNI) pernah melakukan pelanggaran perbatasan sebanyak 13 kali," ungkap Choirie.

Lebih lanjut Menhan Malaysia juga berjanji selama menduduki jabatannya akan berusaha mempercepat proses penyelesaian sengketa RI-Malaysia tersebut. "Beliau berujar, agar `ukhuwah wathaniyah` Indonesia-Malaysia harus makin dieratkan dan saling menguntungkan," kutip Gus Choi, sapaan Effendy Choirie.

Menhan Datuk Seri Ahmad Zaid Hamidi melalui Choirie dan rekan-rekannya menyampaikan bahwa sengketa Blok Ambalat bukan hanya soal perbatasan, tetapi masalah ekonomi. "Inilah persoalannya. Kalau hanya perbatasan, mungkin sudah lama rampung. Tapi karena ada potensi ekonomi, maka kami harus serius, teliti dan hati-hati. Tetapi pada prinsipnya, kita harus bertetangga yang baik," kata Choirie mengutip Menhan Malaysia.
Comments (0)add comment

Write comment

busy
 

CO.CC:Free Domain