Home Artikel Teknologi Indonesia No 3 Cari 'Seks' di Google
Free Domain and Free Hosting has been launched. Cheap Domain and Hosting are also available to signup. Very match for your business needs and for your other private necessities. Features started with 300 MB Space, VistaPanel/Cpanel, 7 MySQL Databases, 6 Sub Domains, 6 Addon Domains, FTP Account, POP email accounts, PhpMyAdmin, Web Mail, File Manager, Password protected Folders, Automatic Script Installer and lots of more. Learn More...



Close Panel

Shout Box

Latest Message: 2 weeks, 2 days ago
  • [Sahrul] : Bagus bgt, ajarin donk
  • [pillenmaste : «link» pillenmaster Viagra online besorgen
  • [pillenmaste : «link» pillenmaster Viagra schnell besorgen
  • [pillenmaste : «link» pillenmaster.com Viagra zufallässig kaufen
  • [pillenmaste : «link» pillenmaster Viagra online kaufen
  • [guest_3208] : «link» pillenmaster cialis viagra levitra
  • [Jorge] : «link»
  • [guest_1999] : «link» pillenmaster cialis viagra levitra
  • [guest_1999] : «link» aurogra cialis viagra levitra
  • [guest_1999] : «link» pillenmaster cialis viagra levitra
View archive

Guests are shown between [].


Indonesia No 3 Cari 'Seks' di Google PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Susi Ginting   
Wednesday, 29 April 2009 11:32
KEMATIAN.BIZ, Jayapura - Maraknya pornografi di Indonesia dinilai sudah sangat butuh perhatian. Bayangkan, pencarian kata 'seks' di google, Indonesia ada di 3 besar di dunia. Wow!

"Bahkan Indonesia saat ini tercatat sebagai negara ketiga didunia yang paling banyak menuliskan kata seks dalam pencarian google di Internet," terang koordinator 'Jangan bugil di depan Kamera', Departemen Komunikasi dan Infomatika pusat, Peri Umar Farouk di Jayapura, Rabu (29/4).

Karenanya, pemerintah pusat dinilainya berwenang memblokir situs internet yang menyiarkan gambar ataupun tayangan berbau pornografi.

Usai sosialisasi Undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, Peri menjelaskan penyebarluasan produk pornografi melalui internet dewasa ini sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab diakses oleh semua kalangan tanpa batas usia.

Untuk itu, menjadi kewenangan pemerintah pusat untuk mengawasi pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi. Ia mengungkapkan, kebanyakan pembuatan dan penyebaran foto atau video porno dilakukan kalangan remaja terutama yang masih berstatus mahasiswa dan pelajar.

"Beberapa bulan belakangan juga sudah mulai banyak beredar foto maupun video porno yang diperankan oleh publik figur, bahkan pejabat publik," ujarnya seraya berharap masyarakat melaporkan para pelanggar UU pornografi.
Comments (0)add comment

Write comment

busy

Related news items:
Newer news items:
Older news items:

 

Banner