Home Artikel Teknologi Tesla, Ilmuwan Paling Brilian
Free Domain and Free Hosting has been launched. Cheap Domain and Hosting are also available to signup. Very match for your business needs and for your other private necessities. Features started with 300 MB Space, VistaPanel/Cpanel, 7 MySQL Databases, 6 Sub Domains, 6 Addon Domains, FTP Account, POP email accounts, PhpMyAdmin, Web Mail, File Manager, Password protected Folders, Automatic Script Installer and lots of more. Learn More...



Close Panel

Shout Box

Latest Message: 1 week, 1 day ago
View archive

Guests are shown between [].


Tesla, Ilmuwan Paling Brilian PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Written by Hardiles Tarigan   
Saturday, 22 August 2009 09:14
Nikola Tesla
KEMATIAN.BIZ, Jakarta – Banyak orang yang tidak mengenal Nikola Tesla. Tapi penemuan ilmuwan ini memberikan sumbangan besar di zaman modern.

Kontribusi Tesla paling besar adalah menyangkut teori polyphase alternating current, yang digunakannya untuk membangun motor induksi pertama pada 1882.

Ia juga yang mengembangkan dan mendesain sejumlah mesin elektronik lain, serta teknologi yang berhubungan.

Kontribusi Tesla ke dunia modern lebih dihormati dan bertahan lama dibandingkan sejawatnya Thomas Edison.

Majalah Life dalam edisi spesialnya memasukkan Tesla dalam daftar "100 Orang Paling Penting Selama 1000 tahun". Dia masuk di posisi 57 dan menjadikannya salah satu penemu paling maju di zaman listrik.

Selama ini orang menilai Marconi adalah penemu radio. Padahal pada 1943, Mahkamah Agung AS menyatakan Nikola Tesla adalah penemu radio.

Sayangnya hal itu terjadi setelah 3 bulan kematiannya. Anehnya Marconi mendapat penghargaan Nobel untuk karyanya menemukan radio, meskipun Tesla telah mempatenkan radio setahun sebelumnya. Sayangnya pers AS dan Eropa justru membesar-besarkan Marconi.

Tesla juga penemu sinar X, Radar (Radio Detection and Ranging) serta memiliki 700 paten yang lain.

Tapi penemuan terbesarnya adalah senjata proton beam/laser yang bisa menyerang target dari jarak ratusan mil. Pendukung konspirasi teori menyebut AS dan Rusia memiliki senjata ini yang mendapatkan cetak biru dari Tesla.

Setelah kematiannya di ruang hotel New York City, keluarganya menemukan mayatnya telah digeledah. Laporan menyebutkan ruang hotelnya digeledah oleh agen rahasia asing yang mencari dokumen percobaan maupun cetak biru.

Direktur FBI J Edgar Hoover menyatakan informasi kematian Tesla sebagai “top secret”. Dokumen kematian Tesla juga tidak pernah dibuka ke publik.

 

Comments (0)add comment

Write comment

busy

Related news items:
Older news items:

 

Banner