Home Berita Politik Boediono: Jangan Alergi terhadap Utang!
Free Domain and Free Hosting has been launched. Cheap Domain and Hosting are also available to signup. Very match for your business needs and for your other private necessities. Features started with 300 MB Space, VistaPanel/Cpanel, 7 MySQL Databases, 6 Sub Domains, 6 Addon Domains, FTP Account, POP email accounts, PhpMyAdmin, Web Mail, File Manager, Password protected Folders, Automatic Script Installer and lots of more. Learn More...



Close Panel

Shout Box

Latest Message: 1 day, 20 hours ago
View archive

Guests are shown between [].


Boediono: Jangan Alergi terhadap Utang! PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Susi Ginting   
Wednesday, 20 May 2009 12:50

 Boediono

KEMATIAN.BIZ-JAKARTA,  Calon wakil presiden Boediono menyatakan, utang merupakan proses kehidupan dalam ekonomi modern. Karenanya ia meminta tidak perlu alergi terhadap utang untuk membangun Indonesia.

"Nah kalau utang, dari dulu saya tidak berubah dari posisi awal. Jangan alergi terhadap utang. Utang itu bagian dari proses kehidupan ekonomi modern. Siapa yang enggak punya utang?" tandas Boediono saat berkunjung ke kantor Kompas, Jakarta, Selasa (19/5).

Hanya, lanjutnya, utang tersebut harus diperhatikan dan dikawal, jangan sampai jumlahnya melebihi dari kemampuan. "Terutama utang luar negeri. Utang dalam negeri risikonya lebih kecil. Utang luar negeri harus berada dalam rambu-rambu yang jelas. Dan itu ada, itung-itungannya jelas," tegasnya.

Dikatakan Boediono, utang harus digunakan secara produktif. "Setiap sen dari utang itu harus digunakan secara produktif. Produktif dalam dua hal, untuk meningkatkan kapasitas ekonomi nasional jadi infrastruktur macam-macam dan untuk meningkatkan kualitas manusianya," jelas mantan Menko Perekonomian ini.

"Kalau dua-duanya bisa kita jadikan sasaran penggunaan utang, ya enggak ada masalah. Jadi jangan, sekali lagi, jangan mengambil utang sebagai tujuan akhir, seperti juga pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan lain sebagainya," demikian Boediono.

Comments (0)add comment

Write comment

busy

Related news items:
Newer news items:
Older news items:

 

Banner