Home Berita Politik PPP: Resah! Polri Mata-matai Ramadhan
Free Domain and Free Hosting has been launched. Cheap Domain and Hosting are also available to signup. Very match for your business needs and for your other private necessities. Features started with 300 MB Space, VistaPanel/Cpanel, 7 MySQL Databases, 6 Sub Domains, 6 Addon Domains, FTP Account, POP email accounts, PhpMyAdmin, Web Mail, File Manager, Password protected Folders, Automatic Script Installer and lots of more. Learn More...



Close Panel

Shout Box

Latest Message: 1 week, 1 day ago
View archive

Guests are shown between [].


PPP: Resah! Polri Mata-matai Ramadhan PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Igan   
Saturday, 22 August 2009 09:24
KEMATIAN.BIZ, Jakarta - Kekhawatiran kepolisian terhadap aksi teror gembong teroris Noordin M Top bisa dipahami. Namun, jika harus membatasi dan memantau isi ceramah saat Ramadhan. Bukan rasa aman yang didapat. Kepolisian dianggap malah bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

"Kalau hal ini diteruskan akan menimbulkan keresahan merasa di mata-matai," kata Wasekjen PPP Roma Hurmuzy kepada Kematian.Biz, Jakarta, Sabtu (22/8).

Dilanjutkan Romi sapaan akrab Roma Hurmuzy, pengamanan tersebut dinilai berlebihan. Sebaiknya kepolisian menelusuri keterkaitan antar pelaku teroris yang selama ini sudah ditindak. Pemberantasan terorisme ditinjau pemahaman keagamaan lebih baik diserahkan kepada ormas-ormas Islam, yang sudah mengakar dalam menangani persoalan tersebut.

Selain itu, Romi mengatakan jumlah aparat kepolisian bisa tidak sebanding dengan jumlah pesantren dan masjid yang ada di Tanah Air. Informasi yang didapat jumlah pesantren sekitar 16 ribu dan lebih dari 700 ribu masjid berdiri.

"Ini tidak sebanding dengan jumlahh kepolisian yang ada. Tidak usah berlebihan. Kita memahami kekhawatiran yang ada. Kalaupun aparat kepolisian untuk mengawasi ceramah seluruh masjid, tidak akan mampu," pungkasnya.
Comments (0)add comment

Write comment

busy